News Jatim

Berwisata di Pantai Permata Pilang, Pantai Unik yang Terbentuk dari Pasir Erupsi Bromo

Berwisata di Pantai Permata Pilang, Pantai Unik yang Terbentuk dari Pasir Erupsi Bromo
Pantai permata Probolinggo. (Ridhowati Saputri )

AKURAT.CO, Kota Probolinggo memiliki pantai yang unik. Keunikannya karena pantai ini terbentuk dari peristiwa erupsi Gunung Bromo pada tahun 2010. Pantai yang ada di Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan ini bernama Pantai Permata.

Cerita tentang sejarah Pantai Permata tertulis jelas dalam papan pengumuman yang terpasang di sisi timur. Pantai ini terbagi menjadi dua bagian yaitu sisi barat dan timur. Sebuah sungai yang bermuara ke daerah Kabupaten Probolinggo membelah pantai.

Pada tahun 2010, tepatnya saat terjadi erupsi Gunung Bromo selama hampir 9 bulan, di tempat  ini terjadi perubahan ekologi. Daerah yang awalnya terdiri dari hutan bakau dan mangrove tertimbun pasir dari Gunung Bromo. Setelah 12 tahun berlalu, tempat yang awalnya tertimbun pasir telah berubah menjadi pantai.

baca juga:

Berwisata di Pantai Permata Pilang, Pantai Unik yang Terbentuk dari Pasir Erupsi Bromo - Foto 1
Pantai Permata 

Selama kurun waktu 12 tahun, Pemkot Probolinggo bersama stakeholder terkait serta kelompok masyarakat melakukan upaya untuk mengembalikan ekosistem mangrove. Seperti melakukan penanaman kembali mangrove serta pohon cemara udang.

Saat ini lokasi yang awalnya hutan bakau terendam pasir Bromo telah berubah menjadi obyek wisata pantai yang mampu menarik pengunjung tidak hanya dari dalam Kota Probolinggo, namun juga dari luar Kota Probolinggo.

Seperti keluarga Nur Hamdani (34) asal Nguling, Pasuruan datang ke Pantai Permata pada Sabtu (26/11/2022). Dia datang bersama istri dan anaknya dengan sepeda motor.

"Ini bukan pertama kali saya ke sini. Pantai ini unik karena terbentuk dari Pasir Bromo. Dulu pernah ke sini tapi belum seperti sekarang kondisinya. Saya ikut orang buat ngangkut pasir Bromo, tapi sekarang malah bagus jadi tempat wisata," ujarnya.

Nur kemudian menceritakan bahwa pada tahun 2011 dia pernah bekerja menjadi kernet untuk mengangkut pasir Bromo. Sungai yang membelah Pantai Permata kala itu penuh dengan pasir Bromo.

"Lokasi di pantai permata sisi timur yang sekarang jadi tempat upacara itu kan tanahnya ya pasir Bromo. Tapi sudah padat," ujarnya. "Sekarang kondisinya bagus, malah jadi tempat rekreasi," tambahnya.

Nur sebenarnya berencana mengajak anaknya ke pantai di sisi barat karena ada akses jalan langsung menuju ke lpantai. Namun setelah melihat kondisi jalannya berlumpur karena sehari sebelumnya hujan deras, dia mengurungkan niatnya.

"Takutnya naik motor malah kepleset. Jatuh bertiga malah jadi bahaya," terangnya.

Dia dan keluarganya akhirnya menghabiskan waktu di Ppantai sisi timur dengan duduk santai di gazebo. Mereka menikmati bekal makan siang sambil memperhatikan muda-muda yang menghabiskan waktu di pantai.

Berwisata di Pantai Permata Pilang, Pantai Unik yang Terbentuk dari Pasir Erupsi Bromo - Foto 2
Pantai permata

Tidak hanya keluarga kecil ini saja yang memilih menghabiskan akhir pekan di Pantai Permata. Ada juga pengunjung perorangan yang datang ke untuk mengambil foto.

"Saya ke sini buat foto Pantai Permata. Kalau agak sore biasanya ke tepi pantai. Banyak orang yang cari kerang di sana, tapi kalau siang begini saya foto pohon cemara udang," ujar Khairul Fikri (20) warga Leces, Kabupaten Probolinggo.

"Kalau sore hari biasanya motret pencari kerang di pantai sisi barat," tambahnya.

Khairul mengungkapkan bahwa pantai permata saat ini kondisinya memang bagus, tapi sayangnya akses jalannya masih berupa jalan tanah. Kalau hujan malah licin dan membahayakan pengunjung.

"Apalagi yang sisi barat, pas pinggir sungai jalannya. Bisa bahaya kalau tidak dibuat lebih lebar dengan tambahan batu-batuan agar lebih kasar," terangnya.