News Jatim

Bos Tambang Sirtu di Pasuruan Jadi Tersangka Illegal Mining

Bos Tambang Sirtu di Pasuruan Jadi Tersangka Illegal Mining
Tambang pasir dan batu (sirtu) di Desa Bulusari, Gempol, Pasuruan. (Istimewa)

AKURAT.CO, Bareskrim Mabes Polri melimpahkan kasus illegal mining di Desa Bulusari, Kecamatan Gempol ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan. Bos tambang pasir dan batu (sirtu) berinisial AT dan puluhan barang bukti diserahkan.

Setelah pelimpahan, AT ditahan di Lapas Pasuruan untuk menunggu persidangan. Barang bukti berupa 27 dum truk dan dua stonecrusher dititipkan di Rubasan.

"Kami sudah melimpahkan kasus ke PN Bangil dan menunggu penetapan hari persidangan dari hakim," kata Kasi Intelijen Kejari Kabupaten Pasuruan, Jemmy Sandra, Sabtu (1/10/2022).

baca juga:

Dalam sidang kasus ini, Kejari menyiapkan 15 jaksa penuntut umum. Ke-15 jaksa merupakan gabungan dari Kejaksaan Agung dan Kejari Kabupaten Pasuruan.

Jemmy mengatakan AT diduga kuat melakukan penambangan tanpa izin di Desa Bulusari yang mengakibatkan kerusakan lingkungan hidup dan mencemari lingkungan.

AT diduga melanggar UU RI Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara; Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup; dan Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang sebagaimana telah diubah dalam ketentuan Undang- Undang No 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.