News Jatim

Gas Air Mata Dituding Biang Keladi Banyak Korban Jiwa di Kericuhan Pertandingan Arema vs Persebaya

Gas Air Mata Dituding Biang Keladi Banyak Korban Jiwa di Kericuhan Pertandingan Arema vs Persebaya
Kerusuhan suporter di Stadion Kanjuruhan Malang. (Istimewa)

AKURAT.CO, Banyak yang menuding penggunaan gas air mata oleh aparat menjadi biang kerok banyaknya korban jiwa berjatuhan. Salah satu yang menyuarakan hal itu adalah Ketua Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali. Akmal menyoroti penggunaan gas air mata dalam kerusuhan kelam Stadion Kanjuruhan Malang, (1/10/2022).

Menurut Akmal Marhali, tembakan gas air mata diduga kuat menjadi salah satu penyebab korban jiwa berjatuhan dalam tragedi berdarah tersebut.

Ketua SOS itu menulis di akun Twitter pribadinya sekaligus mengunggah kondisi mencekam di Stadion Kanjuruhan Malang. 

baca juga:

"Penembakan gas air mata salah satu penyebab puluhan jiwa tewas di stadion kanjuruhan" ujar Akmal, dilansir dari Twitter @akmalmarhali, pada Minggu, (2/10/2022).

Di unggahan lainnya, Akmal Marhali juga menyingung pasal FIFA soal pelarangan pemakaian gas air mata untuk pengamanan stadion.

"Pada pasal 19 FIFA Safety and Security Stadium poin b ditegaskan bahwa senjata api dan gas air mata dilarang digunakan dalam pengamanan stadion," ujar Akmal Marhali.

Diberitakan, 127 orang tewas dalam tragedi kelam di Stadion Kanjuruhan Malang. Dua di antaranya anggota polisi.