News Jatim

Pasar Tugu Probolinggo Bergeliat, Omzet Ratusan Pegadang Meningkat

Pasar Tugu Probolinggo Bergeliat, Omzet  Ratusan Pegadang Meningkat
Pasar Tugu Kota Probolinggo. (Ridhowati Saputri )

AKURAT.CO, Pasar Sabtu-Minggu (Pasar Tugu) yang ada di sekitar Alun-alu Kota Probolinggo menjadi daya tarik bagi pelaku usaha mikro. Lebih dari 300 pelaku usaha mikro menjalankan aktivitas perdagangan.

Jumlah pengunjung yang besar dan lokasi yang strategis menjadi alasan banyak usaha mikro berjualan di tempat tersebut. Bahkan omzet yang didapat jauh lebih besar dibandingkan tempatnya berjualan secara permanen.

Nur Aini (40), adalah satu diatara ratusan pedagang yang berjualan di Pasar Tugu. Pada hari biasa, dia berjualan nasi campur di dekat rumahnya di Kelurahan Mangunharjo.

baca juga:

"Kalau hari biasa jualan di rumah, maksimal dapatnya kotor Rp 600-700 ribu. Tapi kalau jualan di hari minggu di Pasar Tugu bisa dapat Rp 2 juta," katanya, Jumat (7/10/2022).

Aini mengaku sudah 4 tahun jualan di Pasar Tugu. Melihat banyaknya orang yang datang ke Pasar Tugu membuatnya berinisitif untuk berjualan. 

"Sempat ndak bisa jualan karena Pasar Tugu tutup lama gara-gara Covid. Jualan di rumah juga sepi. Sekarang Alhamdulillah mulai naik omzetnya meskipun belum sebanyak dulu," ujarnya.

Tidak hanya Aini yang merasakan dampak keberadaan Pasar Tugu untuk usahanya. Maharani (20) yang sering berjualan makanan keliling mengaku omzetnya bisa 3 kali lipat daripada hari biasa.

"Hari biasa saya jualan keliling alun-alun cuma bawa martabak dan pastel 100 buah kadang ndak laku semua sampai sore. Tapi kalau hari Minggu saat Pasar Tugu, saya bisa bawa 3 kali lipat lebih banyak dan habis,” ujarnya.

Rani menjelaskan bahwa saat Pasar Tugu orang-orang datang menuju Alun-alun untuk menikmati hiburan sambil berwisata kuliner. Di Pasar Tugu banyak orang yang menjual aneka kuliner dan berbagai kebutuhan rumah tangga yang murah.

"Banyak orang yang ingin jualan di Pasar Tugu gara-gara keramaian pengunjung ini," ujarnya.

Sementara itu Fitriawati, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) tidak membantah jika Pasar Tugu banyak diminati oleh pedagang tidak hanya dari Kota Probolinggo. Pedagang dari Kabupaten Probolinggo juga banyak.

"Warga kabupaten juga banyak yang ingin berjualan di sana. Awalnya kan Pasar Tugu ini memang untuk kegiatan Car Free Day ternyata banyak menarik pengunjung dan pedagang," terangnya.