Jatim

Kasus ISPA di Jatim 2026 Meningkat Dibandingkan 2025

Syukron Nuaim Hayat | 7 Oktober 2026, 08:45 WIB
Kasus ISPA di Jatim 2026 Meningkat Dibandingkan 2025
Ilustrasi pasien ISPA. - Istimewa./ChatGPT.

AKURAT.CO, Kasus infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) di Jawa Timur meningkat sepanjang tahun 2026 ini. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur (Jatim), Erwin Astha Triyono menyebut rata-rata dalam sebulan ada 151.750 kasus ISPA di Jatim tahun 2026.

"Rata-rata sekitar 151.750 kasus per bulan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata bulanan tahun 2025 yang mencapai sekitar 111.393 kasus perbulan," kata Erwin kepada awak media, Rabu (7/10/2026).

Kasus ISPA terbanyak terjadi pada bulan Agustus 2026, sepanjang periode Januari sampai September 2026. Jumlah kasus yang dilaporkan mencapai 212.914.

Erwin menyatakan 5 daerah dengan jumlah laporan kasus ISPA tertinggi pada periode Januari sampai September 2026 di Jatim. Pertama Kota Surabaya. Kemudian Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Lamongan, Kota Malang, dan Kabupaten Malang.

"Jumlah kasus ISPA yang dilaporkan menunjukkan peningkatan pada 2026 dibandingkan rata-rata bulanan pada 2025," ujarnya.

Erwin mengatakan musim kemarau panjang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kenaikan kasus ISPA di Jatim. Curah hujan rendah sehingga menyebabkan pencucian polutan di udara oleh proses rain washing menjadi berkurang.

"Kondisi udara yang panas dan relatif kering dapat mempengaruhi stabilitas aerosol serta pertahanan mukosa saluran napas, sehingga bisa menjadi salah satu potensi dalam transmisi virus penyebab infeksi saluran pernapasan," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.