Jatim

3.605 Rumah di 4 Kecamatan Kabupaten Pasuruan Terdampak Banjir

Bagus Zuhair | 21 Januari 2026, 10:26 WIB
3.605 Rumah di 4 Kecamatan Kabupaten Pasuruan Terdampak Banjir

AKURAT.CO, Sebanyak 3.605 rumah warga di 4 kecamatan di Kabupaten Pasuruan terdampak banjir akibat luapan sungai. Hingga Rabu (21/1/2026) pagi, genangan air di sejumlah wilayah ada yang mencapai 1 meter.

Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kecamatan Lumbang dan Puspo memicu meluapnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso dan Sungai Petung. Air sungai kemudian menggenangi permukiman warga di Kecamatan Gondang Wetan, Winongan, Grati, dan Rejoso.

Hingga Rabu pagi pukul 07.00 WIB, banjir di sejumlah wilayah belum sepenuhnya surut. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 5 sentimeter hingga mencapai 1 meter. Dari data BPBD Kabupaten Pasuruan, total rumah atau kepala keluarga yang terdampak ada 3.605.

Diketahui, Dusun Gambiran dan Mayangbang di Desa Bandaran, Kecamatan Winongan, menjadi titik terparah dengan genangan setinggi 50 hingga 100 sentimeter.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariadi, mengatakan pihaknya langsung bergerak sejak banjir mulai terjadi. Personel dan peralatan telah disiagakan di lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga.

“Kami menyiagakan tim di sejumlah titik rawan,” kata Sugeng, Rabu (21/1/2026).

Meski sebagian wilayah mulai surut, BPBD mencatat masih terdapat genangan air di beberapa desa. Bahkan, di sejumlah titik, ketinggian air masih cukup tinggi dan berpotensi bertambah jika hujan kembali turun.

“Ada wilayah yang sudah surut, namun masih ada beberapa titik yang airnya masih tinggi, bahkan sampai satu meter. Kami terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan,” ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pasuruan, Kecamatan Gondang Wetan kini dilaporkan sudah berangsur surut. Namun, kondisi berbeda masih terjadi di Kecamatan Winongan, Grati, dan Rejoso yang hingga pagi ini masih tergenang.

Di Kecamatan Winongan, banjir merendam sejumlah desa, di antaranya Prodo, Winongan Kidul, Winongan Lor, Bandaran, Lebak, Sidepan, Penataan, dan Menyarik. Ketinggian air bervariasi antara 5 hingga 100 sentimeter dengan ratusan kepala keluarga terdampak.

Sementara di Kecamatan Grati, genangan air masih terjadi di Desa Kedawungkulon dan Kedawungwetan. Dusun Kebrukan dan Adirogo tercatat sebagai wilayah dengan jumlah terdampak terbanyak, masing-masing 258 dan 320 kepala keluarga.

Sedangkan di Kecamatan Rejoso, banjir merendam Desa Toyaning, Rejoso Lor, dan Kawisrejo. Dusun Raket, Desa Kawisrejo, dilaporkan masih tergenang setinggi sekitar 70 sentimeter dan berdampak pada 150 kepala keluarga.

BPBD Kabupaten Pasuruan mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan dan segera melaporkan kepada petugas jika terjadi kenaikan debit air di lingkungan masing-masing.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.