Semarak Piala Dunia 2026, Ratusan Bendera Negara Peserta Dikibarkan di Penjuru Kampung Gibol Pasuruan

AKURAT.CO, Semarak Piala Dunia 2026 terasa di perkampungan nelayan di pesisir utara Desa Gerongan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Warga menyulap kampung yang biasanya dipenuhi dengan kesibukan nelayan melaut dan menjual tangkapan, menjadi Kampung Gila Bola.
Di jalan masuk kampung, warga memasang spanduk yang bertuliskan: Selamat Datang di Kampung Gila Bola Desa Gerongan. Warga juga memasang ratusan bendera peserta kejuaraan sepakbola yang mempertemukan tim-tim terbaik sejagat tersebut.
Ratusan bendera negara peserta Piala Dunia dipasang di segala penjuru desa, mulai di dermaga desa hingga rumah-rumah. Suasana kampung pesisir menjadi penuh warna.
Foto: Kampung Gibol Pasuruan sambut Piala Dunia 2026.
Bendera-bendera berukuran besar sekitar 5 meter dipasang di dermaga dengan tiang bambu utuh. Angin pantai mengibarkan bendera-bendera tersebut menyajikan pemandangan yang menarik. Sementara itu bendera-bendera berukuran lebih kecil dipasang di depan rumah-rumah dan jalan desa.
"Kalau di dermaga ukurannya besar, hingga 5 meter. Kalau di rumah-rumah lebih kecil," kata Hasani, Sekretaris Desa Gerongan, Selasa (9/6/2026).
Menurut Hasani, bendera-bendera tersebut dipasang sukarela oleh warga dengan biaya sendiri. Setiap orang memasang bendera negara jagoannya masing-masing.
"Macam habisnya, yang besar ada yang Rp300 ribu hingga Rp500 ribu. Uang mereka sendiri," terangnya.
Foto: Kampung Gibol Pasuruan sambut Piala Dunia 2026.
Samian, salah satu warga mengatakan Desa Gerongan sudah lama dikenal sebagai Kampung Gila Bola. Warga menyemarakkan kejuaraan sepakbola bola dunia dengan memasang bendera-bendera negara peserta sudah puluhan tahun silam.
"Bukan hanya Piala Dunia, Piala Eropa juga seperti ini. Sudah tradisi bertahun-tahun lalu," katanya.
Samian sendiri memasang bendera negara Spanyol. Ia mendukung timnas Spanyol juara Piala Dunia 2026.
"Saya yakin Spanyol juara. Pemainnya bagus-bagus dan muda-muda," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Perempuan Asal Probolinggo Tewas Tertabrak Kereta Api di Pasuruan, Terseret 100 Meter
- 2Kiai Marzuki Mustamar Gagal Umrah karena Kena Blacklist Arab Saudi
- 3Terduga Pelaku Pembunuhan di Probolinggo Meninggal Usai Diamankan Polisi
- 4Revitalisasi Kantor Walkot Pasuruan Usung Konsep Cagar Budaya
- 5Polisi di Probolinggo Ribut dengan Warga Diduga Tak Terima Ditegur soal Kecepatan Kendaraan
- 6Viral Pemuda Bondowoso Lecehkan Alquran, Warga Marah Tuntut Proses Hukum
- 7Warga Bangilan Meninggal Saat Jalan Santai di Alun-alun Pasuruan
- 8Polres Pasuruan Selidiki Pertambangan Sirtu Diduga Tanpa Izin di Pasrepan
- 9Sistem Jemput Bola Naikkan PAD dari Retribusi Parkir Kota Pasuruan
- 10Gempa M 4,1 Guncang Kabupaten Blitar Senin Siang, Terasa di Trenggalek-Lumajang





