Jatim

Keluarga di Pasuruan Tinggal di Area MCK Komunal, Anak Ketiga Calon Siswa Sekolah Rakyat

Bagus Zuhair | 14 Mei 2025, 18:39 WIB
Keluarga di Pasuruan Tinggal di Area MCK Komunal, Anak Ketiga Calon Siswa Sekolah Rakyat

AKURAT.CO, Kehidupan memprihatinkan dialami satu keluarga di Kelurahan Mandaran, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Selama dua tahun terakhir, pasangan suami istri Budiono dan Siti Anisah bersama empat anaknya tinggal bangunan yang merupakan bagian MCK Komunal karena tidak mampu menyewa rumah.

"Awalnya ngontrak pindah-pindah. Terus ini dibantu warga suruh tinggal di sini, di toilet umum," kata Budiono, Rabu (14/5/2025). 

Penghasilan Budiono sebagai pemulung Rp 30 - Rp 50 ribu per hari hanya cukup untuk kebutuhan dasar, sehingga tidak memungkinkan untuk membayar sewa tempat tinggal maupun biaya pendidikan anak-anaknya. 

"Sudah dua tahun tinggal di sini, sama istri dan anak-anak," tambahnya.

Salah satu anak mereka yang terancam tidak bisa melanjutkan ke jenjang SMP karena keterbatasan ekonomi.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengunjungi langsung tempat tinggal keluarga tersebut dan memberikan bantuan pendidikan untuk anak ketiga, Ardiansyah. 

Program Sekolah Rakyat dirancang untuk membantu anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar tetap mendapatkan pendidikan berkualitas secara gratis.

Sekolah ini menggunakan sistem boarding school, sehingga para siswa dapat tinggal dan belajar dalam lingkungan yang mendukung, tanpa membebani orang tua.

"Ini kami melihat langsung penerima Sekolah Rakyat. Ini warga Pasuruan yang tinggal di toilet umum," katanya. 

Diketahui, anak tersebut akan melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat mulai Juli mendatang. Orang tuanya setuju anaknya melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat, demikian juga anaknya.

Data awal dari Kementerian Sosial mencatat sekitar 2.000 anak dari keluarga miskin ekstrem yang akan menjadi penerima manfaat program ini. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang merata.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.