Jatim

Perempuan Asal Probolinggo Tewas Tertabrak Kereta Api di Pasuruan, Terseret 100 Meter

Eko Krisyanto | 12 Oktober 2026, 12:01 WIB
Perempuan Asal Probolinggo Tewas Tertabrak Kereta Api di Pasuruan, Terseret 100 Meter
Petugas mengevakuasi korban. - Istimewa.

AKURAT.CO, Seorang perempuan tewas tertabrak kereta api (KA) di perlintasan JPL 163, Desa Nguling, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, pada Senin (12/10/2026) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB. Kondisi korban mengenaskan.

​Peristiwa naas tersebut bermula saat korban diduga melintas di sekitar rel kereta api. Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, korban tertabrak KA 7045A/Sangkuriang relasi Bandung–Kertosono dan sempat terseret sejauh kurang lebih 100 meter dari titik awal kejadian.

"Menurut saksi dari personel Polsuska (polisi khusus kereta api) korban terseret sejauh 100 meter," kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Muhammad Junaidi.

Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh anggota Polsek Nguling bersama tim medis Puskesmas Nguling serta berkoordinasi dengan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska). Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Grati menggunakan ambulans Puskesmas Nguling untuk dilakukan pemeriksaan visum (Visum et Repertum).

Awalnya identitas korban tidak diketahui. Identifikasi sempat terkendala kondisi tubuh yang sudah tidak utuh.

Namun setelah dilakukan identifikasi sidik jari akhirnya identitas korban diketahui. Korban diketahui bernama Qomaria Ulfa (36), warga Dusun Krajan Kidul, Desa Curahdringu, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

"Pihak keluarga sudah diberikan informasi dan sudah berada di RSUD Grati," terangnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.