Jatim

Pembeli Keluhkan Harga Cabai Rawit di Kota Pasuruan Melejit

Dhani Ramadani | 7 Oktober 2026, 02:00 WIB
Pembeli Keluhkan Harga Cabai Rawit di Kota Pasuruan Melejit
Penjual sembako. - Dhani Ramadani

AKURAT.CO, Harga cabai rawit kembali mengalami kenaikan. Di tingkat pedagang, harganya kini mencapai sekitar Rp70 ribu per kilogram.

Kenaikan harga tersebut mulai dirasakan pedagang sejak harga di tingkat pemasok mengalami peningkatan. Kondisi cuaca dan kekeringan diduga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pasokan cabai dari petani.

Atin, pedagang keliling mengatakan kenaikan harga cabai rawit sudah terasa ketika dirinya membeli dari pemasok. Harga kulakan yang sebelumnya lebih rendah kini ikut meningkat.

Kondisi tersebut membuat dirinya menjual cabai rawit merah sekitar Rp70 ribu per kilogram. Untuk pembelian eceran, harganya bisa mencapai Rp10 ribu per ons.

"Dari petani katanya banyak yang gagal panen karena kekeringan panjang," ujarnya, Selasa (6/10/2026).

Di sisi lain, pedagang juga mengeluhkan semakin sepinya pembeli di pasar. Maka itu para pedagang memilih tidak kulak dagangan dalam jumlah banyak.

"Pasarnya semakin sepi. Jam 9 sudah sepi sekali. Banyak orang pusing cari uang," ungkap Maryam salah satu pedagang di Pasar Besar Kota Pasuruan.

Sepinya pasar dibarengi jumlah pembelian komoditas lain yang terus menurun. Salah satunya komoditas beras.

Menurut, Arif salah satu pedagang beras, saat ini jarang pembeli membeli dalam jumlah besar kemasan zak. Harga beras yang naik membuat warga memilih membeli kemasan eceran.

"Orang biasanya beli kemasan zak. Sekarang beli kiloan. Paling banyak 10 kilo. Pedagang nasi yang biasanya tiap minggu ambil zak-zak, sekarang cuma beli 15 kilo," jelasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.