Jatim

Dua Orang Luka dan 11 Perahu Dibakar Buntut Perselisihan Nelayan di Pasuruan

M. Rafix | 6 Februari 2026, 21:24 WIB
Dua Orang Luka dan 11 Perahu Dibakar Buntut Perselisihan Nelayan di Pasuruan

AKURAT.CO, Konflik nelayan Dusun Kisik, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan dengan nelayan Kelurahan Ngemplakrejo, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, menyebabkan dua orang terluka bacok dan 11 perahu dibakar.

10 perahu di Pelabuhan Pasuruan yang dibakar milik nelayan Desa Kalirejo, rata-rata mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Semetara satu perahu milik nelayan Kelurahan Ngemplakrejo dibakar di Desa Kalirejo.

"10 perahu di sini (Pelabuhan Pasuruan), satu di Kalirejo," kata Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly di Kantor Kecamatan Panggungrejo, Kamis (5/2/2026).

Pada Kamis siang, aparat memberikan pengamanan warga Desa Kalirejo yang mengambil perahu yang diparkir di pelabuhan. Perahu-perahu yang diambil bukan termasuk yang dibakar karena masih akan dijadikan barang bukti di lokasi.

"Semua kapal milik nelayan Kalirejo sudah kita geser dari pelabuhan ke Kalirejo, untuk mencegah aksi-aksi yang tidak diinginkan," terang Titus.

Sementara dua orang yang terluka yakni Moh. Toha (32) warga Desa Kalirejo, yang mengalami luka bacok pada perut dan kepala; serta Jefri Al Farisi (15), juga warga Desa Kalirejo, mengalami luka bacok pada lengan tangan. Setelah dirawat di rumah sakit kondisinya sudah membaik dan sudah pulang.

Sebelumnya, sejumlah perahu nelayan Desa Kalirejo, di Pelabuhan Pasuruan, dibakar nelayan Kelurahan Ngemplakrejo, Rabu (4/2/2026) pukul 19.30 WIB. Aksi itu dipicu perselisihan antar nelayan. 

Beruntung Tim Pemadam Kebakaran cepat ke lokasi dan segera melakukan memadamkan. Sehingga perahu-perahu tersebut hanya mengalami kerusakan ringan hingga sedang, tidak sampai terbakar habis.

Perselisihan nelayan Desa Kalirejo dengan nelayan Kelurahan Ngemplakrejo berawal di Perairan Katingan, Sidoarjo pada pukul 16.00 WIB. Perselisihan bermula saat nelayan Kelurahan Ngemplakrejo menggunakan perahu dengan jaring trawl terlalu ke pinggir pada saat mencari ikan. Nelayan dari Desa Kalirejo yang ada di lokasi menegur hingga terjadi perselisihan. Kemudian perahu dengan jaring trawl diamankan ke Desa Kalirejo, sementara 6 ABK-nya disuruh pulang.

Perahu nelayan Kelurahan Ngemplakrejo yang diamankan tersebut tiba-tiba dibakar oleh warga. Hal itu memicu kemarahan nelayan Kelurahan Ngemplakrejo. Mereka kemudian membakar perahu-perahu nelayan Desa Kalirejo yang bersandar di Pelabuhan Pasuruan.

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.