Jatim

Nelayan yang Hilang di Pasuruan Belum Ditemukan, Perahunya Terapung Tidak Bertuan

Syukron Nuaim Hayat | 10 Februari 2026, 10:38 WIB
Nelayan yang Hilang di Pasuruan Belum Ditemukan, Perahunya Terapung Tidak Bertuan

AKURAT.CO, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Suparto (52), nelayan asal Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, hilang terbawa ombak besar, pada Minggu (8/2/2026). Namun pencarian belum membuahkan hasil.

Pencarian dilakukan tim SAR terdiri dari Basarnas, Polairud, BPBD Kabupaten dan Kota Pasuruan, serta masyarakatnya Desa Kalirejo. Pencarian dilakukan hingga Perairan Tlocor, Jabon, Sidoarjo.

"Sampai saat ini belum ditemukan," kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Muhammad Junaidi, Selasa (10/2/2026).

Baca: Nelayan Hilang Terbawa Arus Ombak di Perairan Kalirejo Pasuruan

Petugas sudah menemukan perahu korban. Perahu itu terapung tidak bertuan di utara Pelabuhan Pasuruan, kemudian ditarik ke pantai.

"Hanya perahunya yang ditemukan," terang Junaidi.

Seperti diberitakan, seorang nelayan bernama Suparto hilang di perairan Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Minggu (8/2). Korban diketahui merupakan warga Dusun Kedondong, Desa Semare, Kecamatan Kraton. 

Suparto melaut pada Sabtu (7/2/2026) sore untuk mencari rajungan menggunakan perahu. Kemudian pada Minggu dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, dua nelayan melihat perahu korban berjalan sendiri dengan kondisi mesin hidup, namun tidak ada orang di dalamnya.

Dua saksi bernama Lukman Hadi dan Kusen sempat berusaha memberikan pertolongan setelah melihat korban berada di laut dalam kondisi berenang. Mereka sempat melemparkan umpal atau pelampung tradisional dari bambu. Namun karena jaraknya terlalu jauh, umpal tidak bisa diraih korban.

Situasi semakin sulit ketika lampu penerangan yang dikenakan korban terjatuh ke laut, sehingga kondisi sekitar menjadi gelap. Ditambah lagi, kondisi perairan saat itu dilaporkan sedang mengalami gelombang cukup besar.

Lukman dan Kusen sempat berputar-putar melakukan pencarian selama sekitar satu hingga dua jam, namun korban tidak ditemukan. Mereka kemudian melaporkan kejadian itu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.