Jatim

Nelayan Hilang Terbawa Arus Ombak di Perairan Kalirejo Pasuruan

Eko Krisyanto | 9 Februari 2026, 14:11 WIB
Nelayan Hilang Terbawa Arus Ombak di Perairan Kalirejo Pasuruan

AKURAT. CO, Seorang nelayan bernama Suparto dilaporkan hilang di perairan Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Hingga Senin (9/2/2026), korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh aparat bersama nelayan setempat.

Korban diketahui merupakan warga Dusun Kedondong, Desa Semare, Kecamatan Kraton. Suparto terakhir kali melaut pada Sabtu (7/2/2026) sore untuk mencari rajungan menggunakan perahu bernama Dua Putra.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat sekitar pukul 02.00 WIB.

“Korban berangkat melaut pada Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WIB. Kemudian pada Minggu dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, dua nelayan melihat perahu korban berjalan sendiri dengan kondisi mesin hidup, namun tidak ada orang di dalamnya,” ujar Junaedi, Senin (9/2/2026).

Menurut Junaedi, dua saksi bernama Lukman Hadi dan Kusen sempat berusaha memberikan pertolongan setelah melihat korban berada di laut dalam kondisi berenang.

“Saksi melihat korban masih berusaha berenang. Mereka sempat melemparkan umpal atau pelampung tradisional dari bambu. Namun karena jaraknya terlalu jauh, umpal tidak bisa diraih korban,” jelasnya.

Situasi semakin sulit ketika lampu penerangan yang dikenakan korban terjatuh ke laut, sehingga kondisi sekitar menjadi gelap. Ditambah lagi, kondisi perairan saat itu dilaporkan sedang mengalami gelombang cukup besar.

“Para saksi sempat berputar-putar melakukan pencarian selama sekitar satu hingga dua jam, namun korban tidak ditemukan,” tambahnya.

Dari hasil sementara, polisi menduga korban terjatuh ke laut dan terseret arus akibat kondisi ombak besar.

“Dugaan sementara korban tercebur ke laut. Cuaca dan gelombang pada saat kejadian cukup besar, sehingga menyulitkan upaya penyelamatan,” katanya. 

Saat ini, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Satpolair Polres Pasuruan Kota, pemerintah desa, kecamatan, serta BPBD Kabupaten Pasuruan untuk melakukan operasi pencarian lanjutan.

“Hari ini upaya pencarian terus dilakukan. Selain dari unsur kepolisian dan BPBD, solidaritas antar nelayan juga sangat tinggi. Sejumlah nelayan ikut melakukan penyisiran hingga ke perairan Tlocor, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo,” pungkas Junaedi.

Hingga berita ini diturunkan, korban Suparto masih belum ditemukan dan proses pencarian masih berlangsung.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.