Jatim

Tol Paspro Dinyatakan Layak Jadi Landasan Pesawat Tempur

Raphel Aziza | 22 Oktober 2026, 14:55 WIB
Tol Paspro Dinyatakan Layak Jadi Landasan Pesawat Tempur
Super Tucano mendarat di Tol Paspro. - Istimewa.

AKURAT.CO, Ruas Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) yang digunakan sebagai landasan alternatif pesawat tempur TNI Angkatan Udara (AU) dinilai memenuhi persyaratan teknis. Ruas jalan dengan panjang lurus 3,5 kilometer dan lebar 24,5 meter itu dinyatakan layak untuk mendukung kebutuhan pendaratan dan lepas landas pesawat tempur.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Ni Komang Resminiati, mengatakan kelayakan tersebut mengacu pada standar dan kriteria teknis yang ditetapkan TNI AU.

“Berdasarkan standar kriteria TNI Angkatan Udara, seperti yang sudah dijelaskan tadi, panjang lurusnya sepanjang 3,5 kilometer. Secara teknis, lebarnya 24,5 meter. Jadi, itu sudah layak secara teknis untuk dijadikan landasan pacu pesawat tempur,” ujarnya.

Meski digunakan untuk mendukung kepentingan pertahanan negara, fungsi utama jalan tol sebagai sarana mobilitas masyarakat tetap menjadi prioritas. Karena itu, setelah rangkaian pengujian pesawat tempur selesai, pengelola tol segera memulihkan kondisi jalan agar dapat kembali digunakan secara normal.

Salah satu pekerjaan yang harus dituntaskan adalah pemasangan kembali median atau pembatas tengah jalan tol yang sebelumnya dibongkar untuk mendukung kegiatan TNI AU.

“Setelah ini, karena fungsi utama jalan tol adalah melayani mobilitas masyarakat, tentunya kondisinya akan kami kembalikan. Saat ini median atau pembatas tengah jalan tol sudah terbongkar, maka akan kami kembalikan,” katanya.

Selain median jalan, pengelola juga akan memasang kembali pagar pengaman berbahan besi atau guardrail di sisi jalan. Untuk sementara, pembatas tengah menggunakan water barrier sebagai bagian dari penataan kembali fasilitas jalan tol.

Pengujian pemanfaatan Tol Paspro sebagai landasan alternatif pesawat tempur berlangsung sejak 19 Oktober hingga 22 Oktober 2026. Selama kegiatan tersebut, ruas tol ditutup sementara dan arus lalu lintas pengguna jalan dialihkan dari Gerbang Tol Probolinggo Barat menuju Gerbang Tol Probolinggo Timur.

BPJT menargetkan ruas tol tersebut kembali dibuka untuk pengguna jalan pada Kamis (22/10/2026) pukul 18.00 WIB.

Pembukaan kembali dilakukan setelah rangkaian kegiatan pengujian selesai dan pengelola menyiapkan pemulihan fasilitas jalan yang sebelumnya disesuaikan untuk mendukung operasional pesawat tempur.

Penggunaan Tol Paspro sebagai landasan alternatif menunjukkan bahwa infrastruktur jalan tol tidak hanya berperan dalam mendukung konektivitas dan mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pertahanan negara sesuai persyaratan teknis yang berlaku.

Meski demikian, setelah kegiatan militer berakhir, pengembalian fungsi jalan tol untuk kepentingan publik menjadi tahapan penting sebelum lalu lintas kembali dibuka secara normal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.