Jatim

Warga Susah Dapat Pertalite, SPBU di Probolinggo Dikeluhkan Diduga Dipenuhi Pengepul

Raphel Aziza | 20 Oktober 2026, 13:36 WIB
Warga Susah Dapat Pertalite, SPBU di Probolinggo Dikeluhkan Diduga Dipenuhi Pengepul
Antrean di SPBU. - Raphel Aziza.

Antrean panjang penggguna kendaraan membeli bahan bakar minyak (BBM) terjadi sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Probolinggo. Di tengah antrean, warga menyoroti keberadaan sepeda motor bertangki modifikasi yang ikut mengantre.

Umar Faisol, salah satu warga Kota Probolinggo yang mengantre BBM di SPBU di Jalan Soekarno-Hatta mengaku melihat sejumlah sepeda motor yang diduga milik pengepul BBM. Motor itu jenis Thunder dengan kapasitas tangki yang telah dimodifikasi menjadi lebih besar, Selasa (20/10/2026).

“Kalau yang antre ini sesama pengguna atau motor biasa sih nggak masalah ya. Tapi ini yang antre kebanyakan juga dari motor tengkulak, atau motor Thunder yang tangkinya sudah dimodif lebih besar,” tuturnya.

Panjang antrean di SPBU tersebut meluber ke bahu jalan. Situasi ini menambah keresahan warga, terutama mereka yang membutuhkan Pertalite untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Keluhan serupa disampaikan seorang warga Kecamatan Semampir, Kabupaten Probolinggo. Ia menyoroti antrean di sejumlah SPBU di wilayah Kraksaan yang menurut pengamatannya kerap dipenuhi kendaraan yang diduga digunakan untuk mengepul BBM, terutama pada jam-jam kerja.

Ia juga mempertanyakan efektivitas inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan aparat kepolisian. Menurutnya, pengawasan tersebut belum cukup memberikan perubahan jika praktik yang dikeluhkan masyarakat masih terus ditemukan.

“Ini SPBU di Kraksaan ini setiap dibuka, isinya hanya pengepul saja,” ungkapnya kecewa.

Keluhan warga tersebut menyoroti persoalan distribusi Pertalite di tengah kondisi pasokan yang dirasakan sulit. Keberadaan kendaraan dengan tangki berkapasitas besar pun memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan pembelian BBM bersubsidi agar penyalurannya tidak merugikan masyarakat yang membutuhkan.

Warga berharap aparat terkait dan pengelola SPBU meningkatkan pengawasan terhadap pembelian Pertalite, termasuk menindaklanjuti dugaan penimbunan atau penyalahgunaan BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.