Lebih Cepat dan Praktis, Cek Status Kepesertaan JKN Cukup Lewat Handphone

AKURAT.CO, BPJS Kesehatan terus mengingatkan masyarakat untuk secara rutin memastikan status kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap aktif. Hal ini penting guna menghindari kendala administratif saat peserta membutuhkan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, Kemas R Kurniawansyah, menyampaikan bahwa saat ini pengecekan status kepesertaan JKN dapat dilakukan dengan mudah melalui berbagai kanal layanan. Kanal tersebut tersedia baik secara tatap muka maupun non tatap muka sehingga memudahkan peserta dalam mengakses layanan.
“Peserta tidak perlu khawatir, karena kami telah menyediakan berbagai alternatif layanan. Untuk non tatap muka, masyarakat bisa memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN, Care Center 165, serta layanan PANDAWA melalui WhatsApp,” ujar Kemas saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, layanan PANDAWA dapat diakses dengan mengirim pesan ke nomor 08118165165. Peserta cukup mengikuti panduan yang tersedia, kemudian memilih menu informasi dan cek status kepesertaan dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau nomor kartu JKN serta tanggal lahir.
Selain itu, melalui Aplikasi Mobile JKN, peserta juga dapat mengecek status keaktifan kepesertaan dengan langkah yang cukup mudah. Peserta terlebih dahulu mengunduh aplikasi melalui Play Store atau App Store, kemudian melakukan registrasi atau login menggunakan NIK atau nomor kartu JKN. Setelah berhasil masuk, pada halaman utama akan langsung ditampilkan informasi status kepesertaan, baik aktif maupun tidak aktif, beserta data anggota keluarga yang terdaftar.
“Kami juga memiliki Care Center 165 yang dapat dihubungi selama 24 jam. Layanan ini sangat membantu peserta yang membutuhkan informasi secara cepat tanpa harus datang langsung ke kantor,” tambahnya.
Meski layanan digital semakin dikembangkan, BPJS Kesehatan tetap membuka layanan tatap muka bagi masyarakat yang membutuhkan. Peserta dapat datang langsung ke kantor cabang maupun Mal Pelayanan Publik sesuai dengan jam operasional yang berlaku. Selain itu, layanan juga diperluas melalui BPJS Keliling yang hadir di berbagai titik sesuai jadwal, yang dapat diketahui melalui akun Instagram @bpjskesehatan.pasuruan.
Kemas mengimbau seluruh peserta JKN agar tidak menunda untuk mengecek status kepesertaannya secara berkala. Dengan status yang aktif, peserta dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih tenang tanpa hambatan administratif.
Sementara itu, Sumartini, warga Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, mengaku kehadiran aplikasi Mobile JKN dari BPJS Kesehatan sangat membantu masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan.
Ia menuturkan, melalui aplikasi tersebut peserta JKN dapat dengan mudah mengecek status kepesertaan, sekaligus membantu menginformasikan kepada keluarga maupun tetangga agar mereka juga dapat memastikan status kepesertaannya secara mandiri.
“Dengan Mobile JKN, kami jadi lebih mudah untuk cek kepesertaan. Bahkan bisa bantu kasih tahu ke tetangga dan saudara supaya mereka juga bisa cek sendiri,” ujarnya.
Menurut Sumartini, fitur-fitur dalam aplikasi tersebut cukup sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat, sehingga tidak menyulitkan saat digunakan. Ia juga mengaku tidak mengalami kendala berarti selama pemakaian.
“Tidak ada kendala yang signifikan, hanya kadang terkendala sinyal. Tapi secara keseluruhan sangat membantu dan memudahkan,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Squishy Dilengkapi Jatum Suntik Picu Kekhawatiran Orang Tua di Probolingo
- 2BNPB Semai Satu Ton Garam di Langit Jatim untuk Membentuk Awan Hujan
- 3Pelaku Pembunuhan Istri dan Anak di Madiun Baru Pulang Ibadah Haji
- 4Pembunuhan Kejam Ibu dan Anak di Madiun, Korban Dibakar Lalu Dimutilasi
- 5Kebakaran Gunung Arjuno-Welirang Padam Total Setelah 10 Hari
- 6Fraksi Golkar Minta Dishub Kota Pasuruan Evaluasi Rencana Digitalisasi Parkir
- 7Seorang Penghulu di Probolinggo Dibacok Tetangganya
- 8Sopir Dipukul Polisi Cepek di Probolinggo, Diduga karena Tolak Beri Uang
- 9Mekanik di Probolinggo Tewas Terlindas Truk yang Diperbaiki
- 10Bantuan Dana Penyehatan JKN Cair








