Jatim

Squishy Dilengkapi Jatum Suntik Picu Kekhawatiran Orang Tua di Probolingo

Raphel Aziza | 26 Oktober 2026, 17:10 WIB
Squishy Dilengkapi Jatum Suntik Picu Kekhawatiran Orang Tua di Probolingo
Squishy dilengkapi jarum suntik. - Istimewa

AKURAT.CO, Peredaran squishy yang dilengkapi jarum suntik menuai kekhawatiran di Probolinggo. Mainan lembut dari bahan busa poliuretan khusus atau karet yang akan kembali ke bentuk aslinya setelah diremas itu menjadi sorotan setelah muncul dugaan bahwa jarum yang digunakan berpotensi berasal dari limbah medis.

Kekhawatiran tersebut mencuat melalui unggahan akun Threads @leuxdeprivee. Keberadaan jarum pada mainan itu dinilai berisiko bagi keselamatan anak, terutama jika komponen tersebut ternyata merupakan jarum bekas yang terkontaminasi.

Selain potensi bahaya akibat kontaminasi, ujung jarum yang tajam juga dapat melukai anak ketika digunakan untuk bermain. Namun, dugaan mengenai asal-usul jarum tersebut hingga kini belum terbukti.

Sorotan terhadap mainan ini turut memunculkan pertanyaan mengenai keamanan produk yang beredar di pasaran, khususnya yang digunakan oleh anak-anak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Probolinggo, dr. Intan Sudarmadi, mengatakan pihaknya belum mendalami persoalan tersebut. Ia menyebut Kementerian Perdagangan tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah sampel mainan yang menjadi perhatian masyarakat.

“Saat ini Kementerian Perdagangan sedang mengadakan pemeriksaan beberapa sampel mainan tersebut. Sampai saat ini hasilnya belum keluar,” kata Intan saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026) siang.

Intan belum dapat memberikan keterangan lebih jauh mengenai potensi bahaya maupun dugaan penggunaan jarum bekas medis pada mainan tersebut. Dinkes memilih menunggu hasil pengujian sebelum menyampaikan penilaian lebih lanjut.

“Jadi maaf saya tidak berani komentar lebih, menunggu saja hasil pengujian,” ujarnya.

Belum keluarnya hasil pemeriksaan membuat keamanan squishy berjarum tersebut masih menjadi tanda tanya. Dugaan penggunaan jarum dari limbah medis juga belum bisa dipastikan tanpa hasil pengujian dan penelusuran lebih lanjut.

Meski demikian, keberadaan jarum pada mainan anak tetap perlu mendapat perhatian. Komponen tajam berpotensi menyebabkan luka, sedangkan risiko penularan penyakit bergantung pada kondisi jarum, kemungkinan kontaminasi, serta jenis paparan yang terjadi.

Orang tua diimbau lebih cermat dalam memilih mainan dan menghindari memberikan produk dengan komponen tajam kepada anak sebelum keamanannya dipastikan. Hasil pemeriksaan dari Kementerian Perdagangan diharapkan dapat menjawab kekhawatiran masyarakat, sekaligus memberikan kejelasan mengenai keamanan produk yang menjadi sorotan tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.