Trans Jatim Koridor VIII Sidoarjo-Pasuruan Ditargetkan Beroperasi Akhir 2027

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) akan merealisasikan Trans Jatim Koridor VIII Sidoarjo-Pasuruan. Koridor ini ditargetkan beroperasi pada akhir 2027.
"Target realisasinya sekitar bulan Oktober tahun 2027 bertepatan dengan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur," kata Nyono di Surabaya, Jumat (23/10/2026).
Bus Trans Jatim Sidoarjo-Pasuruan direncanakan melintasi kawasan industri Pasuruan Industrial Estate (PIER) serta wilayah Beji. Koridor baru ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan layanan transportasi publik terjangkau bagi para buruh dan pekerja pabrik di kawasan industri Pasuruan.
Pembukaan rute ini akan melengkapi jaringan transportasi aglomerasi Gerbangkertosusila Plus (GKS+), yang meliputi Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, dan Pasuruan. Rute baru ini diplot masuk ke dalam Koridor VIII GKS Plus.
Nyono menegaskan, dalam pembukaan koridor Trans Jatim ini tidak ada penambahan trayek bus, melainkan menerapkan sistem scraping. Skema ini mengonversi trayek yang sebelumnya telah dilayani bus konvensional, menjadi jalur yang dilalui armada Trans Jatim.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Korban Meninggal Dalam Upaya Pemadaman Kebakaran Bromo Bertambah Jadi 6 Orang
- 2Kebakaran Kawasan Gunung Arjuno-Welirang Masih Ada di Belasan Titik
- 330 Perusahaan Sediakan 1.500 Lowongan Kerja di Job Fair Kota Pasuruan 2026
- 4Mantan Sekretaris DPRD Jember Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin
- 5Fasilitas Pengolahan Ban Bekas di Mojokerto Kebakaran, Kerugian Ditaksir Rp 2,5 M
- 6Ulah ODGJ di Lamongan Kibarkan Bendera Israel Bikin Resah Warga
- 7Jet Tempur F-16 dan Super Tucano Uji Coba Pendaratan dan Lepas Landas di Tol Paspro
- 81 Ton Sampah Diangkat dari Sungai Gembong Pasuruan Setiap Hari
- 9Polres Pasuruan Bongkar Bisnis LPG Ilegal Omzet Miliaran
- 10Tilang Manual Diberlakukan Saat Operasi Patuh Semeru 2026




