Jatim

Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa dan Petani Akar Runjam Pasuruan Kritisi Kebijakan Pemerintah

Syukron Nuaim Hayat | 28 Oktober 2026, 19:37 WIB
Hari Sumpah Pemuda, Mahasiswa dan Petani Akar Runjam Pasuruan Kritisi Kebijakan Pemerintah
Aliansi Akar Runjam Pasuruan kritik kebijakan pemerintah. - Syukron Nuaim Hayat.

AKURAT.CO, Sekitar 30 mahasiswa petani yang tergabung dalam Aliansi Akar Runjam menggelar aksi memperingati Hari Sumpah Pemuda. Mereka mengkritisi sejumlah program pemerintah.

Aksi dilakukan di sejumlah titik strategis antara lain Alun-alun Kota Pasuruan, Perempatan Penjara, Perempatan Kebonagung hingga kawasan Pasuruan Heritage. Di setiap titik, massa membentangkan pamflet, berorasi, serta membagikan selebaran langsung kepada masyarakat pengguna jalan.

"Aksi ini membawa empat tuntutan utama meliputi jaminan kebutuhan hidup dan lapangan kerja, penanganan lonjakan harga bahan pokok serta krisis distribusi BBM. Kemudian evaluasi program-program yang bersifat predatoris seperti MBG dan Kopdes Merah Putih. Terus soal krisis ekologi dan masuknya militerisme," kata Koordinator Aksi, Firdaus Putra Pradana, Rabu (28/10/2026).

Massa menyoroti pentingnya pembenahan tata kelola program MBG. Massa juga mendesak penanganan bencana alam secara serius serta penindakan tegas atas dugaan korupsi anggaran kebencanaan di BNPB.

"Pemerintah harus melakukan evaluasi dan peninjauan ulang terhadap izin-izin lingkungan yang bermasalah," tandas Firdaus.

Aksi mendapat pengawalan dari aparat gabungan. Aksi berlangsung tertibhingga massa membubarkan diri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.