Angka Stunting Kabupaten Pasuruan 20,5 Persen

AKURAT.CO, Angka prevalensi stunting Kabupaten Pasuruan sebesar 20,5 persen. Pemkab akan melakukan berbagai upaya percepatan penurunannya.
Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron, mengatakan penurunan stunting harus dilaksanakan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Tidak hanya oleh organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat dalam tim Satgas Stunting terkait saja, melainkan juga seluruh stakeholders yang terlibat di dalamnya. Terutama Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang bertugas melakukan pendampingan terhadap keluarga beresiko stunting.
"Semua perangkat daerah, ada 10 OPD bahkan ditambah kakanmenag, polres dan lainnya, kami minta komitmennya dalam upaya percepatan penurunan stunting. Alhamdulillah kita sudah turun satu digit dan itu kita masih di bawah Jawa Timur. Jawa Timur 21,5 persen, Pemkab Pasuruan 20,5 persen," kata wakil bupati, dilansir dari pasuruankab.go.id, Kamis (10/8/2023).
Di sisi lain, Gus Mujib, sapaan wakil bupati, menyatakan bahwa capaian penurunan stunting di Kabupaten Pasuruan masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah daerah. Targetnya tidak lain agar dapat mencapai prevalensi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.
"Saya harapkan, kita semuanya terus bekerjasama dan berkolaborasi. Baik DP3AP2KB, Dinas Kesehatan sebagai supporting-nya atau DPMD. Kami juga berharap, bagaimana OPD terkait lainnya mendukung dalam hal penganggaran untuk penanganan stunting. Bisa juga dari pemerintah desa dan kelurahan," tandasnya.
Hal penting lainnya yang juga wajib dilakukan secara kolektif adalah berkomunikasi dan berjejaring melibatkan banyak pihak. Tidak terkecuali memperluas kerjasama dengan pihak swasta, akademisi dan media massa.
"Dari TPK maupun Satgas Stunting harus terus kolaborasi dan melibatkan kunci-kunci masyarakat dalam melakukan edukasi melalui sosialisasi. Misalnya, kepala desa, ketua TP PKK desa, ormas. Terlebih ketua TP PKK desa sebagai fasilitator dan mediator yang harus selalu selaras dengan depala desanya. Juga dalam hal dukungan anggaran kegiatan," pinta wakil bupati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Mengerikan! 7 Pemotor Tewas Kecelakaan di Pasuruan Selama 12 Jam
- 2Kawasan PKL Sultan Agung Kota Pasuruan akan Dijadikan Sentra Kuliner Halal Inklusif
- 3Timnas PUBG MOBILE Indonesia Target Medali di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.
- 4Walkot Pasuruan Gowes Tinjau Rusunawa hingga Susur Sungai Petakan Potensi Perairan
- 5Bea Cukai Pasuruan Bakar 6 Juta Batang Rokok Ilegal
- 6DLHKP Pasuruan Intensifkan Perawatan Kawasan Alun-alun
- 7Merebak di Jatim, Dinkes Kota Probolinggo Belum Temukan Kasus Influenza A
- 8Satpol PP Kota Pasuruan Amankan Ratusan Miras dan Pasangan Tanpa Identitas Dalam Kos
- 9Dua Pemuda Maling Ayam Terekam CCTV di Pasuruan
- 10Besok, Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Kembali Dibuka





