Jatim

Rumah di Mojokerto Terbakar Diduga karena Obat Nyamuk, Satu Penghuni Tewas

Eko Krisyanto | 5 April 2026, 13:32 WIB
Rumah di Mojokerto Terbakar Diduga karena Obat Nyamuk, Satu Penghuni Tewas
Ilustrasi. (AKURAT.CO)

AKURAT.CO, Rumah di Dusun Sidokalang, Desa Penompo, Jetis, Mojokerto terbakar habis. Salah satu pemilik rumah yang sedang sakit stroke meninggal karena tidak bisa lari menyelamatkan diri.

Kebakaran di rumah yang dihuni Markonah (52) bersama ibunya, Siatun (75), dan putranya FA (14) terbakar Sabtu (4/4/2026) malam pukul 20.00 WIB. Warga sudah berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya namun gagal memadamkan api.

Api berkobar hebat. Markonah yang sakit stroke terjebak dalam kobaran api sementara ibu dan putranya berhasil menyelamatkan diri.

Kebakaran itu padam setelah sejumlah mobil pemadam kebakaran (PMK) dikerahkan ke lokasi. Api menyisakan rumah Markonah yang rata dengan tanah. Dua sepeda motor Honda Revo dan BeAT milik korban juga ludes dilalap api.

"Ditolong warga menyiram secara manual, tapi korban tidak tertolong, terbakar di dalam rumah. Karena sakit stroke, tidak ada yang mengangkat, kobaran api sudah besar, warga tidak berani mendekat. Ibu dan anak Markonah berhasil selamat," kata Kepala Dusun Sidokalang, Riska, kepada wartawan.

Riska menyampaikan dugaan tentang penyebab kebakaran rumah yang dominan terbuat dari gedek atau bambu tersebut. Penyebabnya diduga obat nyamuk bakar.

"Penyebabnya obat nyamuk bakar ditaruh kertas, terbakar. Karena rumahnya dari gedeg sehingga mudah terbakar," ujar Riska.

Kapolsek Jetis Kompol Edi Purwo Santoso memastikan jenazah Markonah telah dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk divisum. Edi belum bisa memastikan penyebab kebakaran ini karena masih dalam penyelidikan.

"Penyebabnya masih dalam penyelidikan. Tim Inafis akan melakukan olah TKP setelah api benar-benar padam," ujar Edi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.