Jatim

Motor Listrik Warga Probolinggo yang Hilang di Alun-alun Tiba-tiba Muncul di Rumah Korban

Raphel Aziza | 5 Oktober 2026, 12:01 WIB
Motor Listrik Warga Probolinggo yang Hilang di Alun-alun Tiba-tiba Muncul di Rumah Korban
Motor tiba-tiba ada di rumah korban. - Istimewa.

AKURAT.CO, Misteri hilangnya motor listrik milik Sadyaswati Dyah, warga Kelurahan Wiroborang, Mayangan, Kota Probolinggo, berakhir dengan cerita tak biasa. Motor listrik Viar seharga sekitar Rp17 juta yang sebelumnya raib saat ditinggal pemiliknya jogging di Alun-alun Kota Probolinggo, Minggu (4/10/2026) pagi, tiba-tiba kembali ke rumah korban pada Minggu petang.

Tak ada yang tahu siapa yang mengembalikannya. Sadyaswati bahkan baru menyadari kendaraan miliknya sudah berada di depan rumah ketika hendak membuang sampah.

“Iya, pas buang sampah. Kaget aku,” kata Sadyaswati saat dikonfirmasi, Minggu malam.

Motor tersebut diduga dikembalikan saat suasana mulai sepi, sekitar waktu Magrib. “Maghrib saat sepi, sepertinya,” ujarnya.

Baca: Motor Listrik Diembat Maling Saat Jogging di Alun-alun, Warga Probolinggo Enggan Lapor Polisi

Yang membuat kasus ini semakin misterius, korban mengaku tidak mengetahui siapa orang yang mengantar motor tersebut. “Ada yang ngantar di depan rumah,” katanya.

Ketika ditanya apakah dirinya mengenal orang yang mengembalikan kendaraan tersebut, Sadyaswati menjawab singkat. “Nggak tahu, Mas,” ujarnya.

Ada satu hal lain yang membuat cerita ini belum benar-benar selesai. Kunci ganda motor yang sebelumnya digunakan korban kini tidak ada. “Kunci gandanya nggak ada, hilang,” ungkapnya.

Belum diketahui apakah kunci tersebut rusak, dibuka paksa, atau sengaja dilepas sebelum motor dikembalikan.

Sebelumnya, Sadyaswati dibuat syok setelah motor listriknya hilang dari kawasan Alun-alun Kota Probolinggo. Motor diparkir di sekitar gerbang utama alun-alun dari arah Jalan Suroyo. Korban mengaku sudah memastikan kendaraan tersebut terkunci ganda sebelum dirinya jogging mengelilingi alun-alun.

“Saya selalu ke mana-mana sudah dikunci ganda. Sudah saya pastikan terkunci baik, karena saya rutin muter alun-alun tujuh kali putaran,” tuturnya.

Namun, setelah menyelesaikan olahraga, kendaraan tersebut sudah tidak berada di lokasi. Sadyaswati kemudian menanyakan keberadaan motornya kepada juru parkir. Namun, ia mengaku mendapat jawaban bahwa tidak mengetahui keberadaan kendaraan tersebut. “Hanya bilang nggak tahu,” katanya.

Korban juga sebelumnya menyoroti tidak adanya karcis parkir di lokasi tersebut. “Dan semua di situ memang tidak dikarcis,” imbuhnya.

Motor listrik tersebut bukan sekadar kendaraan biasa bagi Sadyaswati. Kendaraan itu digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk ketika dirinya menjalankan kegiatan sebagai Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) AKB Wiroborang.

“Kalau meliput ke mana-mana saya naik itu,” katanya.

Setelah kehilangan motor, Sadyaswati awalnya enggan melaporkan ke polisi. Namun ia berubah pikiran dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Kini, setelah kendaraan ditemukan kembali secara misterius, korban menyebut dirinya akan mengurus pencabutan laporan tersebut pada Senin (5/10/2026).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.