Jatim

Satgas Pangan Polres Pasuruan Cek Stok dan Harga Sembako di Pasar, Ini Hasilnya

Eko Krisyanto | 3 November 2026, 17:14 WIB
Satgas Pangan Polres Pasuruan Cek Stok dan Harga Sembako di Pasar, Ini Hasilnya
Satgas Pangan Polres Pasuruan cek stok dan harga sembako. - Istimewa.

AKURAT.CO, Satgas Pangan Polres Pasuruan melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bahan pokok penting (bapokting). Pemantauan difokuskan di Pasar Tradisional Bangil dan Pandaan, Selasa (3/11/2026).

Pemantauan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, Bulog, Diskoperindag, Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan, serta instansi terkait lainnya. Tim melakukan pengecekan langsung ke sejumlah toko dan lapak pedagang untuk mengetahui kondisi pasokan serta perkembangan harga bahan pokok di tingkat pasar.

"Hasil pemantauan menunjukkan stok sejumlah komoditas pangan masih mencukupi. Meski demikian, ditemukan perbedaan harga pada beberapa komoditas di kedua pasar," kata Wakapolres Pasuruan Kompol Andy Purnomo.

Berdasarkan hasil pengecekan, sejumlah komoditas seperti beras SPHP, cabai rawit, daging sapi, daging ayam, dan telur masih tersedia. Harga sejumlah bahan pokok juga terpantau relatif stabil dan masih dalam batas kewajaran.

Dari hasil pemantauan di Pasar Bangil, beras SPHP tercatat seharga Rp12.000, cabai merah keriting Rp45.000, cabai merah besar Rp35.000, cabai rawit hijau Rp36.000, dan cabai rawit merah Rp55.000. Sementara itu, harga daging sapi tercatat Rp135.000, daging ayam Rp35.000, dan telur Rp22.700.

Di Pasar Pandaan, beras SPHP dijual Rp12.000, cabai merah keriting Rp40.000, cabai merah besar Rp35.000, cabai rawit hijau Rp36.000, serta cabai rawit merah Rp59.000. Adapun harga daging sapi di Pasar Pandaan tercatat Rp140.000, daging ayam Rp35.000, dan telur Rp22.500.

Data tersebut menunjukkan adanya perbedaan harga sejumlah komoditas antara Pasar Bangil dan Pandaan. Perbedaan paling terlihat pada cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan daging sapi.

"Kami mengingatkan distributor dan pemasok agar menjaga kelancaran distribusi sehingga ketersediaan bahan pokok di pasar tetap terjamin. Pemantauan secara berkala perlu terus dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga maupun kelangkaan komoditas," tegas Andy.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.