Kebakaran Savana Bromo Ancam Habitat Satwa Liar

AKURAT.CO, Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sejak Senin (3/8) hingga saat ini belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Area terdampak mencakup tiga wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Malang, dan Lumajang. Hamparan savana pun terbakar.
Kebakaran membuat hamparan savana yang berubah menjadi lahan terbakar. Kebakaran di savana mengancam keberadaan satwa liar yang hidup di kawasan konservasi Gunung Bromo. Kebakaran yang bergerak cepat membuat sejumlah hewan, terutama satwa yang masih berada di dalam sarang, tidak mampu menyelamatkan diri.
Baca: Dua Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Bromo
Subur, warga Ranupane yang turut membantu pemadaman bersama petugas dan relawan, menyebut dampak kebakaran terlihat langsung di sejumlah titik habitat satwa. Menurutnya, beberapa jenis burung yang masih anakan hingga telur yang belum menetas diduga ikut terdampak akibat kobaran api yang melahap kawasan savana dan Bukit Teletubbies.
“Yang terdampak bukan hanya tumbuhan atau lahan yang terbakar. Ada burung-burung kecil yang masih belum bisa terbang, begitu juga telurnya, ikut terbakar. Kalau burung dewasa masih memiliki kesempatan untuk terbang menjauh dari api,” ujar Subur, Kamis (6/8/2026).
Baca: Karhutla Bromo Belum Terkendali, Warga Andalkan Cara Tradisional Bantu Jinakkan Api
Ia mengatakan, kawasan savana Bromo selama ini menjadi ruang hidup bagi berbagai jenis satwa endemik. Kebakaran yang terjadi dalam skala luas berpotensi mengganggu keseimbangan alam, terutama jika habitat dan sumber makanan satwa mengalami kerusakan.
Subur menduga, kondisi musim kemarau panjang menjadi salah satu pemicu cepatnya api menyebar. Vegetasi yang mengering akibat minimnya curah hujan ditambah hembusan angin yang cukup kuat membuat kobaran api sulit dikendalikan. Ia menyebut, material kering seperti rumput dan ranting pohon menjadi bahan bakar alami yang membuat api mudah menjalar dari satu titik ke titik lainnya.
Baca: Kebakaran Hutan di Kawasan Bromo Terus Meluas, Pemadaman Terkendala Medan Berat
Hingga kini, tim gabungan masih terus melakukan upaya pemadaman di sejumlah lokasi terdampak. Petugas menghadapi tantangan berat karena medan kawasan Bromo yang luas, berbukit, serta kondisi angin yang berubah-ubah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1KKP Segel 1.048 Ton Udang Impor di Jatim, 900 Ton Ditahan di Pasuruan
- 2Pasutri Muda dan Anaknya Tewas Ditabrak Truk di Jalur Surabaya-Malang
- 31.905 Anak Tidak Sekolah, Dispendikbud Kota Pasuruan Luncurkan Program BERGEGAS
- 4Penurunan Kadar Nikotin-Tar dan Varian Rasa Timbulkan Kontraksi Produksi Rokok Legal
- 5Pria Probolinggo Tewas Terbakar di Ladang Tebu
- 6Sapi Curian Jatuh dari Kendaraan, Maling Hewan di Probolinggo Gagal Cuan
- 7Muhammadiyah Tetapkan Ramadan dan Idulfitri 2027
- 8Wisata Bromo Dibuka Pascakebakaran, TNBTS Minta Pengunjung Patuh Aturan
- 9Krisis Air di Pasuruan Meluas ke 10 Desa
- 10Polisi Kembali Tangkap Nelayan Pakai Trawl di Perairan Pasuruan









