Jatim

Awan Panas Semeru Meluncur Sejauh 5,5 Kilometer

Dhani Ramadani | 7 November 2026, 17:56 WIB
Awan Panas Semeru Meluncur Sejauh 5,5 Kilometer
Istimewa.

AKURAT.CO, Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu (7/11/2026) dini hari. Aktivitas gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meluncurkan awan panas guguran (APG) sejauh 5,5 kilometer dari kawah puncak menuju arah tenggara, tepatnya ke Besuk Kobokan.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, dalam laporan tertulisnya menyampaikan bahwa erupsi terjadi pada pukul 00.11 WIB.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, dalam laporan tertulisnya menyampaikan bahwa erupsi terjadi pada pukul 00.11 WIB.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, dalam laporan tertulisnya menyampaikan bahwa erupsi terjadi pada pukul 00.11 WIB.

Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi sekitar satu kilometer di atas puncak gunung yang berada pada ketinggian 4.676 meter di atas permukaan laut.

Menurut Sigit, aktivitas erupsi berlangsung selama kurang lebih enam menit. Peristiwa tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 33 milimeter.

Kolom abu yang keluar dari kawah teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebarannya condong ke selatan hingga barat daya.

“Sebaran abu mengarah ke selatan-barat daya,” katanya pada Sabtu, 7 November 2026, seperti dikutip dari Antara.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan erupsi dan luncuran awan panas tersebut tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap kegiatan masyarakat yang tinggal di lereng Semeru.

Ia menjelaskan, aktivitas warga masih berjalan normal karena kawasan yang masuk zona merah rawan bencana erupsi telah dikosongkan dari kegiatan masyarakat.

“Aktivitas warga berjalan lancar dan tidak ada dampak yang terjadi akibat erupsi disertai APG Semeru karena zona merah rawan bencana erupsi sudah steril dari aktivitas masyarakat,” tuturnya.

Meski belum berdampak signifikan terhadap aktivitas warga, BPBD Lumajang tetap meminta masyarakat di sekitar Gunung Semeru meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya vulkanik.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.