Jatim

Rumah Tulus Hati Perkaya Warisan Heritage Kota Pasuruan

Eko Krisyanto | 7 November 2026, 13:11 WIB
Rumah Tulus Hati Perkaya Warisan Heritage Kota Pasuruan
Pereskian rumah Tulus Hati. - Istimewa.

AKURAT.CO, Kekayaan bangunan bersejarah menjadi salah satu warisan berharga yang dimiliki Kota Pasuruan. Tidak hanya menyimpan cerita masa lalu, bangunan heritage juga dapat dihidupkan kembali menjadi ruang yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Salah satu bangunan bersejarah yang ada di Kota Pasuruan adalah Rumah Tulus Hati, di Jalan Lombok, Kota Pasuruan. Rumah Tulus Hati hadir sebagai bangunan heritage yang tetap mempertahankan keutuhan dan keindahan arsitektur masa lalunya. Bangunan tersebut kini juga dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Rumah Tulus Hati sebagai bangunan yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan diresmikan oleh Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo (Mas Adi), Jumat malam (6/11/2026). Mas Adi mengapresiasi atas hadirnya Rumah Tulus Hati.

"Kota Pasuruan memiliki kekayaan sejarah dan peninggalan leluhur yang luar biasa, termasuk bangunan-bangunan bersejarah yang masih terjaga hingga saat ini. Kita memiliki kekayaan yang diwariskan oleh para pendahulu dan leluhur kita. Malam hari ini kita menyaksikan sebuah bangunan heritage yang masih terjaga keutuhan dan keindahannya. Gedung ini bukan hanya berbicara tentang warisan fisik, tetapi menjadi jembatan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan," ujar Mas Adi.

Ia juga mengapresiasi pemanfaatan bangunan tersebut untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan. Salah satunya dengan adanya ruang akupuntur serta fasilitas untuk mendukung kegiatan Palang Merah dan olahraga Wushu bagi anak-anak.

"Begitu masuk, kita melihat ada ruang akupuntur kemudian kegiatan Palang Merah dan kegiatan Wushu anak-anak kita. Ini menandakan bahwa niat tulus hati benar-benar diwujudkan melalui rumah yang kita namai Rumah Tulus Hati," tambahnya.

Menurutnya, nama Rumah Tulus Hati mencerminkan semangat dan niat baik untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas. Mas Adi berharap keberadaan Rumah Tulus Hati dapat semakin memperkaya khazanah sejarah dan budaya Kota Pasuruan. Terlebih, lokasinya berdekatan dengan klenteng sehingga diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan, toleransi, dan kerukunan antarwarga.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki perhatian terhadap pelestarian kawasan heritage, khususnya di sepanjang Jalan Lombok. Bangunan-bangunan bersejarah tersebut merupakan warisan leluhur yang harus dijaga agar tetap dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

"Jalan Lombok ini tentu menjadi bagian dari rencana pemerintah untuk menjaga kawasan heritage. Ini kekayaan luar biasa yang diwariskan para pendahulu kita dan harus kita jaga untuk generasi yang akan datang," ungkapnya.

Mas Adi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat semangat gotong royong, serta bergandengan tangan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan sosial. Ia berharap Rumah Tulus Hati tidak sekadar menjadi bangunan bersejarah, tetapi juga menjadi ruang yang menghadirkan kebaikan, mempererat persaudaraan, dan menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat Kota Pasuruan.

"Rumah Tulus Hati merupakan sebuah langkah nyata menjadikan bangunan masa lalu tetap hidup dan memberikan manfaat bagi masa depan Kota Pasuruan. (*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.