Jatim

Calon Jemaah Haji 2027 dari 15 Daerah di Jatim Bakal Berangkat dari Bandara Dhoho Kediri

Dhani Ramadani | 7 November 2026, 18:17 WIB
Calon Jemaah Haji 2027 dari 15 Daerah di Jatim Bakal Berangkat dari Bandara Dhoho Kediri
Calon Jemaah Haji Tahun 2027 Dari 15 Daerah di Jatim Bakal Berangkat dari Bandara Internasional Dhoho Kediri. - Istimewa.

AKURAT.CO, Bandara Internasional Dhoho Kediri (DHX) resmi ditetapkan sebagai salah satu bandara embarkasi dan debarkasi haji reguler untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi. Penetapan tersebut membuka akses perjalanan ibadah haji melalui jalur udara bagi masyarakat di wilayah Jawa Timur bagian selatan.

Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Nomor 92 Tahun 2026 tentang Embarkasi dan Debarkasi Haji Reguler Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi, yang ditetapkan di Jakarta pada 21 Oktober 2026.

Berdasarkan penetapan tersebut, Bandara Dhoho diproyeksikan melayani sebanyak 9.641 calon jemaah haji dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Wilayah layanan itu meliputi Kabupaten Blitar, Bojonegoro, Jombang, Kediri, Madiun, Magetan, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, serta Kota Blitar, Kota Kediri, dan Kota Madiun.

Selain menetapkan bandara sebagai embarkasi dan debarkasi, Kementerian Haji dan Umrah juga menetapkan Wisma Surya Kediri sebagai tempat transit jemaah dari wilayah layanan Embarkasi Dhoho. Fasilitas tersebut akan mendukung proses persiapan keberangkatan hingga pemulangan jemaah.

Direktur PT Surya Dhoho Investama, Maksin Arisandi, menyambut baik penetapan Bandara Dhoho sebagai embarkasi dan debarkasi haji reguler 2027. Ia menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah atas kepercayaan yang diberikan kepada bandara tersebut.

“Alhamdulillah, penetapan ini merupakan milestone penting bagi Bandara Dhoho. Kami melihatnya sebagai sebuah peluang sekaligus tanggung jawab besar untuk mempersiapkan layanan penerbangan haji dengan sebaik-baiknya,” ungkap Maksin.

Sebagai tindak lanjut, PT Surya Dhoho Investama juga merencanakan simulasi operasional bersama Pemerintah Kabupaten Kediri. Simulasi tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan proses pelayanan dan pergerakan jemaah berjalan terintegrasi, efektif, serta sesuai ketentuan.

Penetapan Bandara Dhoho sebagai embarkasi dan debarkasi haji tidak hanya memperluas fungsi bandara sebagai infrastruktur transportasi udara. Kehadiran layanan tersebut juga berpotensi memperkuat ekosistem pelayanan perjalanan ibadah haji di wilayah Jawa Timur bagian selatan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.