Jatim

Daerah Penghasil Kapas Terbesar di Jatim

Syukron Nuaim Hayat | 7 Oktober 2026, 08:28 WIB
Daerah Penghasil Kapas Terbesar di Jatim
Lahan tanaman kapas. - Ilustrasi./ChatGPT.

AKURAT.CO, Tanggal 7 Oktober diperingati sebagai Hari Kapas Sedunia. Momentum ini bisa dimanfaatkan untuk menambah pengetahuan tetangga kapas.

Kapas merupakan tanaman yang hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan. Di Indonesia, kapas menjadi salah satu komoditas perkebunan yang dimanfaatkan sebagai bahan baku industri Tekstil dan produk Tekstil (TPT).

Kapas merupakan tanaman yang hampir seluruh bagiannya dapat dimanfaatkan. Seratnya diolah menjadi benang dan kain untuk pakaian serta Tekstil rumah tangga, sedangkan bijinya dapat diolah menjadi minyak dan pakan ternak.

Sisa tanaman kapas juga bisa dimanfaatkan sebagai mulsa atau kompos. Selain serbaguna, serat kapas dikenal lembut, menyerap, dan nyaman digunakan sebagai bahan pakaian.

Jawa Timur (Jatim) menjadi salah satu daerah yang memiliki sentra budidaya kapas di Indonesia. Tanaman kapas dikembangkan di sejumlah wilayah dengan kondisi lahan yang mendukung, sehingga menghasilkan kapas untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri.

Lantas, daerah mana saja penghasil kapas di Jawa Timur?

1. Kabupaten Lamongan

Kabupaten Lamongan menjadi salah satu daerah penghasil kapas di Jawa Timur. Berdasarkan data Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur 2023, luas tanam kapas di Lamongan mencapai 40 hektare, sedangkan luas panennya 30 hektare.

Dari lahan tersebut, produksi kapas tercatat mencapai 7 ton dengan produktivitas sekitar 247 kg per hektare. Data ini menunjukkan Lamongan masih menjadi salah satu wilayah yang membudidayakan kapas di Jawa Timur.

2. Kabupaten Pacitan

Kabupaten Pacitan juga tercatat sebagai daerah penghasil kapas di Jawa Timur. Pada 2023, luas tanam sekaligus luas panen kapas di Pacitan mencapai 52 hektare.

Dari area tersebut, produksi kapas tercatat sebanyak 13 ton dengan produktivitas sekitar 250 kg per hektare. Dengan luas areal dan produksi tersebut, Pacitan menjadi salah satu daerah yang memiliki kontribusi terhadap produksi kapas di Jawa Timur.

3. Kabupaten Mojokerto

Kabupaten Mojokerto turut tercatat dalam data produksi kapas Jawa Timur, meski dengan areal yang lebih kecil dibanding Lamongan dan Pacitan.

Pada 2023, luas tanam dan panen kapas di Mojokerto masing-masing mencapai 1 hektar. Produktivitas Kapas di Mojokerto sekitar 400 kg per hektare.

Berdasarkan informasi Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, selaian di Jatim, pengembangan kapas tersebar di tujuh provinsi. Antara lain Jawa Tengah, DI Yogyakarta, NTB, NTT, Bali, dan Sulawesi Selatan yang menjadi sentra produksinya.

Meski memiliki potensi sebagai negara agraris, Indonesia masih mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan kapas dalam negeri. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor kapas pada 2023 mencapai sekitar 467.466,59 ton dengan nilai US$1,52 miliar atau sekitar Rp 23 triliun.

Sementara itu, produksi kapas dalam negeri baru mampu memenuhi sekitar 1 persen dari total kebutuhan nasional. Karena itu, peningkatan produksi kapas dalam negeri perlu terus didorong untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor sekaligus mendukung industri tekstil nasional.

Dengan kondisi lahan dan iklim tropis yang mendukung budidaya kapas, Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan produksi kapas. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi menuju kemandirian dan penguatan ekonomi nasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.